Cara Mengatasi Anak Yang Rewel Saat Makan

Anak yang makannya rewel itu hal yang normal, mulai dari tidak menyukai rasanya, bentuk, warna, atau tekstur makanan tertentu. Juga normal bagi anak-anak untuk menyukai suatu makanan tetapi tidak menyukainya pada hari berikutnya, menolak makanan baru, dan makan lebih banyak atau lebih sedikit dari hari ke hari.

Rewelnya si anak untuk makan merupakan bagian dari tumbuh kembang anak. Ini adalah cara mereka menjelajahi lingkungan dan mengadaptasi kemandirian mereka. Dan itu juga karena nafsu makan anak-anak naik turun tergantung seberapa banyak mereka tumbuh dan seberapa aktif mereka.

Keinginan anak mama untuk makan bergantung pada lingkungan makannya. Menangani anak yang rewel saat makan dengan membuat waktu makan terasa menyenangkan dapat membantu si kecil untuk berkembang.

Berikut beberapa tipsnya :

  1. Jadikan waktu makan menjadi menyenangkan. Cobalah untuk tidak memarahi atau khawatir tentang minuman atau makanan yang tumpah di lantai.
  2. Jangan pernah memaksa anak mama untuk mencoba makanan yang tidak ia sukai. Karena anak memiliki banyak kesempatan untuk mencoba makanan baru.
  3. Jika anak mama rewel saat makanan, abaikan sebisa mungkin. Memberi banyak perhatian saat anak rewel terkadang bisa mendorong anak untuk tetap berperilaku seperti ini.
  4. Jadikan makanan sehat terlihat menyenangkan untuk dimakan, misalnya, bentuk olahan telur menjadi bentuk yang menarik, atau biarkan anak mama membantu mama menyiapkan makanan seperti membiarkannya mengocok telur.
  5. Matikan TV/Smartphone agar anggota keluarga mama dapat saling berbicara.

Tetapkan batas waktu sekitar 20 menit untuk makan. Apa pun yang berlangsung terlalu lama tidak akan terasa menyenangkan. Jika anak mama belum makan saat ini, bawa pergi dan jangan berikan anak mama lebih banyak makanan atau camilan sampai waktu makan tiba.

Membentuk Kemandirian Anak Yang Rewel Lewat Makanan.

Ini bisa menjadi ide yang baik untuk mendukung kebutuhan anak mama akan kemandirian dalam hal makanan. Mama dapat memberikan pilihan makanan sehat untuk anak mama. Tetapi biarkan anak mama yang memutuskan berapa banyak dia akan makan.

mama juga dapat mencoba membiarkan anak mama membuat pilihan dalam berbagai makanan sehat. Batasi saja pilihannya pada 2-3 hal, sehingga anak mama tidak terlalu bingung atau kewalahan untuk makan. Misalnya, alih-alih meminta anak mama untuk memilih apa yang dia inginkan dari dalam lemari es, Mama dapat bertanya, ‘kamu mau apel atau wortel?’

Tip teratas lainnya adalah melibatkan anak mama dalam menyiapkan hidangan keluarga. Misalnya, anak mama dapat membantu dengan :

  • Memilih resep
  • Mengeluarkan makanan dari lemari es
  • Mencuci buah dan sayuran

Dia akan merasa bangga dapat membantu dan terlebih ini akan mendorong si anak untuk memakan sesuatu yang telah dia bantu buat sendiri.

Terkadang anak mama akan menolak makanan hanya karena mama memberikan reaksi kepada anak! Jika anak-anak menolak untuk makan, bukan berarti mereka tidak menyukainya, lagipula, mereka mungkin belum mencicipinya. Mereka mungkin bersikeras menolak karena reaksi yang mama tunjukkan. Cobalah untuk tetap tenang ketika ini terjadi.

Memperkenalkan Makanan Baru Untuk si Pemakan Rewel

Jika mama memiliki pemakan yang rewel yang tidak suka mencoba makanan baru, berikut beberapa tips yang mungkin bisa membantu:

  • Terus tawarkan makanan baru pada waktu yang berbeda. Anak mama mungkin akan mencobanya dan akhirnya menyukainya, tetapi dia mungkin harus melihat makanan di piring 10-15 kali bahkan sebelum dia mencoba mencicipinya.
  • Letakkan sedikit makanan baru di piring dengan makanan familiar yang sudah disukai anak mama, misalnya, sepotong brokoli di samping telur dadar. Dorong anak mama untuk menyentuh, mencium, atau menjilat makanan baru.
  • Membuat makanan menarik. Tawarkan anak mama berbagai warna, bentuk dan ukuran yang berbeda dan biarkan anak mama memilih apa yang akan dia makan dari piring.
  • Sajikan anak mama makanan yang sama dengan yang dimakan anggota keluarga lainnya tetapi dalam ukuran porsi yang akan dimakan anak mama. Jika anak mama tidak memakannya, katakan sesuatu seperti, ‘Cobalah, ini enak’. Jika dia masih tidak menginginkannya, katakan dengan tenang, ‘Oke, nanti bilang mama ya kamu lapar’.

Tawarkan makanan yang berbeda dari masing-masing dari lima kelompok makanan sehat. Misalnya, jika anak mama tidak suka keju, ia mungkin akan menikmati yoghurt sebagai gantinya. Anak lebih cenderung mencoba makanan jika dia lapar dan tidak punya pilihan lain untuk dimakan.

Jika memungkinkan, carilah kesempatan bagi anak mama untuk berbagi makanan dan cemilan dengan anak lain, dia mungkin akan lebih bersedia untuk mencoba makanan jika ada anak lain yang ikut makan.

Menghukum dan Menjajikan Hadiah Kepada Anak Yang Rewel Makan.

Menghukum anak mama karena menolak mencoba makanan baru dapat mengubah dunia makanan menjadi hal yang negatif di mata anak. Jika anak mama menolak untuk memakannya, ambillah dengan tenang dan tawarkan lagi padanya di lain waktu.

Berikan tawaran menggoda seperti memberikan camilan makanan kepada anak mama agar dia mau makan sesuatu, misalnya, ‘Jika kamu mau makan wortel, kamu boleh makan cokelat’. Namun hal ini bisa membuat anak mama lebih tertarik pada suguhan yang mama janjikan daripada makanan yang sehat. Ini juga membuat si anak menilai bahwa makan makanan yang sehat itu membosankan.

Fakta anak yang makan rewel

Fakta-fakta ini dapat membantu mama memahami mengapa anak-anak terkadang rewel soal makanan mereka :

Nafsu makan anak dipengaruhi oleh siklus pertumbuhannya. Bahkan bayi memiliki nafsu makan yang berubah-ubah. Pada usia 1-6 tahun, biasanya anak-anak akan sangat lapar pada waktu tertentu dan juga pilih-pilih di hari berikutnya.

Anak-anak memiliki preferensi rasa yang berbeda dari orang dewasa.

Hidup terkadang terlalu menyenangkan bagi anak-anak, dan mereka terlalu sibuk menjelajahi dunia di sekitar mereka..

Anak-anak belajar dengan menguji batas-batas perilaku atau reaksi yang mama tunjukkan. Mereka bisa menjadi sangat berkemauan keras ketika harus membuat keputusan tentang makanan yang akan dia makan (makan atau tidak makan, dan apa yang harus dimakan). Itu semua adalah bagian dari perkembangan sosial, intelektual, dan emosional mereka.

Related Posts

Dunia Mama

Resep Makanan Anak/Bayi Sehat

Hai Mama! Bayi usia 6 bulan sudah saatnya diberikan makanan tambahan selain ASI (MP ASI). Namun sebagian orang tua terkadang masih mengalami kesulitan bagaimana resep cara membuat…

Dunia Mama

Perilaku Bayi Yang Baru Lahir

Hai Mama! Bayi yang baru lahir, setelah persalinan biasanya diberi rangsangan untuk menghisap air susu ibu, hal ini bermanfaat untuk membantunya dapat menerima rangsangan dari lingkungan luar….

Dunia Mama

Perbedaan Perilaku Bayi Dengan Anak

Hai Mama! Bayi yang baru lahir mempunyai perilaku yang berbeda atau hampir bertolak belakang dengan anak berumur 1 tahun. Bayi yang baru lahir sampai usia beberapa minggu…

Dunia Mama

Penyebab dan Gejala Gangguan Perilaku pada Anak

Hai Mama! Semua anak-anak bisa nakal, menantang dan impulsif pada suatu waktu. Akan tetapi, pada sebagian anak memiliki kecenderungan perilaku sangat sulit dan menantang yang berada di…

Dunia Mama

Pemberian Vitamin Pada Anak Yang Susah Makan

Hai Mama! Pemberian Vitamin Pada Anak Yang Susah Makan merupakan langkah yang tepat, agar anak tidak kekurangan vitamin di masa pertumbuhannya. Hal ini karena banyak orang tua…

Dunia Mama

Menjaga Anak Gendut Agar Tetap Sehat

Hai Mama! Setiap orangtua yang memiliki anak gendut harus tahu cara Menjaga Anak Gendut Agar Tetap Sehat. Kita sering gemas jika melihat bayi atau anak yang bertubuh…

Leave a Reply

Your email address will not be published.