Categories: Kesehatan

Merokok dalam Rumah Sama Saja Menyebar Racun ke Setiap Penghuninya!

Banyak anggapan, mengisap rokok hanya riskan buat si perokok. Juga asap rokok riskan selama mengepul keluar dari rokok. Padahal, setelah mengisap rokok selesai dan asapnya tiada, bahaya rokok masih hadir dan mengintai. Sebab, racun dari rokok tersebut tetap terdapat dan tersimpan di dalam benda yang terpapar kepulan asap.

Tumpukan Rokok

Sebuah riset menemukan, mengisap rokok di dalam rumah akan meninggalkan zat-zat beracun di perabotan rumah, karpet, tirai, bahkan dinding rumah. Seorang berpengalaman kimia, dokter Eunha Hoh mengungkapkan, asap cerutu berisi ribuan bahan kimia yang dapat tinggal di sebuah permukaan. Dari ribuan bahan kimia itu, tidak sedikit yang beracun dan mempunyai sifat karsinogenik.

Menggunting Rokok

Berdasarkan keterangan dari ilmuwan, semakin lama sebuah lingkungan terkena bahan kimia, maka dapat mengolah senyawa kimia menjadi berbahaya. Jika terpapar sekitar bertahun-tahun, dapat menambah risiko kanker, serangan asma, masalah pada paru-paru, iritasi di tenggorokan, dan mata. Asap cerutu memang bisa diserap ke seluruh permukaan yang berpori. Zat beracun dari asap rokok tersebut kemudian bakal menetap lama di seluruh perabot rumah tangga yang terkontaminasi.

Mematahkan Rokok

“Kami benar-benar terkejut dengan alangkah kuatnya kontaminasi di rumah, bahkan setelah sejumlah bulan orang berhenti mengisap rokok di dalam rumah,” ujar seorang ilmuwan kesehatan lingkungan, dokter Penelope Quintana.

Meremuk Rokok dengan Tangan

Merokok di dalam rumah tentu bakal membahayakan kesehatan anak-anak yang tidak jarang bermain-main di sofa maupun karpet di rumah mereka. Peneliti menyinggung anak-anak ini sebagai pengisap rokok ketiga atau mereka yang tidak merokok, tidak terkena asap rokok secara langsung, akan namun terpapar zat beracun dari asap cerutu yang sudah mengendap di perabotan rumah.

Dua Batang Rokok dan Korek Api

Penelitian lainnya menunjukkan, orangtua yang mengisap rokok di kebun atau halaman rumah pun tetap dapat membahayakan anak-anak. Peneliti juga mengingatkan orang-orang guna berhati-hati andai membeli rumah bekas perokok. Seorang psikolog dari San Diego State University, Amerika Serikan, Georg Matt bahkan menuliskan bahwa rumah ialah gudang polusi asap tembakau. Georg sudah 20 tahun menganalisis efek asap rokok untuk orang ketiga.

No Smoking

Admin

Share
Published by
Admin

Recent Posts